Penggunaan internet di Indonesia semakin hari semakin bertambah, menurut survey APJII penggunan internet di indonesia
lebih dari 100 juta pengguan di seluruh Indonesia. Angka itu menunjukan semakin
banyak pasar online di indonesia jika tidak dimanfaatkan secara baik aka
menjadi bumerang bagi negara ini. Arus pembeli mulai bergeser ke arah online
terbukti dengan banyaknya gerai-gerai supermarket seperti: Carefur, Transmart
mulai ditinggalkan pengunjung. Survey terbaru dari CNBC merilis terdapat 5 Mall
legendaris jakarta mulai ditinggal pengunjung, diantaranya: Pasaraya Manggarai,
Pasaraya Blok M, Pusat Perdagangan Pulo
Gadung Center (PTC), Blok M Plaza dan Plaza Semanggi. Pusat perdagangan yang
berjaya pada masanya kira-kira taun 2000,-an sekarang mulai menurun trafficnya.
Pembeli di era 4.0 sekarang
lebih mementingkan kecepatan dalam bertransaksi terbukti banyaknya mobile
banking, aplikasi jual beli online, dsb. Aplikasi Online selain banyak bermanfaat
juga ada dampak negatif. Bagi para pengusaha yang tidak berinovasi dalam produk
dan cara bertransaksi semakin mendekati jurang penutupan gerai. Aplikasi Online
di Indonesia mulai menunjukan taringnya seperti: Gojek, Grab, Tokopedia,
Bukalapak, Traveloka,dsb. Bahkan baru-baru ini Grab telah mengumumkan menjadi
aplikasi Decacorn atau aplikasi diatas 10 Milyar US Dolar (14.000) atau setara
Rp. 140 Triliun. Gojek dibawah Grab dengan Valuasi 9.5 US Dolar (14.000) atau
setara 133 Triliun mengagumkan bukan. klik
Jumlah Pengunjung Aplikasi
Online di indonesia setiap triwulan mengalami kenaikan salah satu contoh
tokopedia pada triwulan ke III 2018 mencapai 153,64 pengunjung (Katadata.co). Bukalapak dengan jumlah transaksi setiap
bulan diatas 4 Triliun rupiah. Serem bukan hehe... Aplikasi online/ startup
diindonesia juga mengurangi pengangguran di berbagai daerah semisal menjadi
mitra gojek, mitra grab menjadi penjual diaplikasi online. Layanan Gojek
dipakai secara aktif oleh 15 juta orang setiap minggunya. Dan dilayani lebih
dari 900.000 mitra driver dan lebih dari 125.000 merchant bergabung dengan
gojek. Indikasi diatas menunjukan semakin berpengaruhnya Startup di nusantara
ini. Dari penjelasan transaksi online diatas, bahwa selain banyak manfaat
terdapat juga negatif bagi yang tidak mau berinovasi.
`