Bisa difahami bahwa definisi Ahlussunnah wa Al jamaah ada
dua bagian yaitu: definisi secara umum dan definisi secara khusus .
* Definisi Aswaja Secara umum adalah : satu kelompok atau
golongan yang mengikuti ajaran Nabi Muhammad SAW dan dalam aplikasi dan
pemahaman ajaran berdasarkan tuntunan Nabi , Tabi’in, Tabi’it thabi’in dan para
imam Mazhad dan para pemegang ajarannya.
* Sedangkan definisi Aswaja secara khusus adalah :
Golongan yang mempunyai I’tikad / keyakinan yang searah dengan keyakinan jamaah
Asya’iroh dan Maturidiyah.
Ahlus sunah wal jama’ah adalah sawadul a’zham (golongan
terbesar ) umat islam
Aswaja adalah golongan terbesar umat islam sampai hari
ini dan golongan ini mengikuti Imam Abul
Hasan al-Asy’ari dan Imam Abu Mansur al-Maturidi abad ke- 4H dalam
beraqidah.
Aswaja dalam hal
peribadahan Mengikuti Mazhab Imam Hanafi, Maliki, Syafi’i dan Hambali. Dan
bidang akhlak dan ilmu tasawuf mengikuti imam Junaidi al-Baghdadi, Al Ghozali,
Syekh Abul Hasan as-Syadzili.
Cara Berfikir Aswaja :
1
. At-Tawasut artinya Sikap
tengah-tengah, sedang-sedang,, tidak ekstrim ke kiri atau ke kanan.
Alloh swt berfirman yang artinya: “Dan demikianlah kami
jadikan kamu sekalian (umat islam) umat pertengahan (adil dan pilihan) agar
kamu menjadi saksi (ukuran penilaian) atas (sikap dan perbuatan) manusia
umumnya dan supaya Alloh swt menjadi saksi atas kamu sekalian.” (Q.S Al-
Baqarah :143)
2
. At- tawazun artinya Seimbang
dalam segala hal, termasuk dalam penggunaan dalil ‘aqli (dalil yang menggunakan
akal rasional) dan Naqli (bersumber dari Al-Qur’an dan Al Hadits).
Alloh SWT berfirman yang artinya:
“Sungguh kami telah mengutus rasul-rasul kami dengan
membawa bukti kebenaran yang
nyata dan telah kami turunkan bersama mereka al-kitab dan neraca (penimbang
kedilan) supaya manusia dapat melaksanakan kadilan”. (Q.S Al Hadid : 25).
3 . I’tidal artinya Tegak lurus
Alloh berfirman yang artinya:
“Hai orang-orang yang beriman hendaklah kamu sekalian menjadi
orang-orang yang tegak membela kebenaran karena alloh mnjadi saksi pengukur
kebenaran yang adil. Dan janganlah kebencian kamu ada suatu kaum menjadikan
kamu berlaku tidak adil. Berbuatlah adil karena keadilan itu lebih mendekatkan
pada taqwa. Dan bertaqwalah keada alloh, Karena sesungguhnya alloh maha
melihatapa yang kamu kerjakan”. (Q.S Al-Maidah: 8).
4
. Tasamuh artinya (Toleransi)
menghargai perbedaan serta menghormati orang yang memiliki prinsip yang
berbeda., Namun bukan berarti mengakui atau membnarkan keyakinan yang berbeda
tersebut.
Alloh berfirman yang Artinya :
Maka berbicaralah kamu berdua (Nabi Musa as dan Nabi
Harun as) kepada Fir’aun dengan kata-kata yang lemah lembut dan mudah mudahan
ia ingat dan takut (Q.S Thaha: 44).
Ciri ciri golongan aswaja
1.
Aswaja
adalah golongan terbesar dan terbanyak dilingkungan umat islam. Rasululloh saw memerintahkan
agar selalu bersama golongan mayoritas.
Rasululloh bersabda yang artinya:
“Alloh tidak mengumpulkan umatku dalam kesesatan, jika
kalian melihat perbedaan maka wajib bagi kamu bersama golongan terbanyak”. (HR.
At-Tirmidzi dan Ibnu Majah)
2.
Kemaslahatan
bersama dngan kelompok al-Jama’ah
Syekh at-Thayyibi (w 743H) dalam kitab al-Kasyif Haqaiqis Sunan Syarhu Misykatil
Mashabih menjelaskan bahwa Yang dimaksud dengan al-Jam’ah adalah as-sawadul a’zham
yang berarti kelompok mayoritas dalam umat islam.
3.
Ahlul
sunah wal jama’ah selalu meneladani Rasululloh saw dan para sahabatnya.
Rasululloh bersabda yang artinya:
“Sungguh, umat ini akan berpecah belah menjadi tujuh
puluh tiga golongan. Tujuh puluh dua golongan dalam neraka. Dan satu golongan
dalam Syurga. Mereka adalah al-jama’ah”. (HR. Abu Daud).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar