Thariqat Naksyabandiyah didirikan oleh Muhammad bin
muhammad bahaud din Al-Uwaisi Al-Bukhari Naksabandi (717-791 H)/ (1318-1389 M)
di Yaman. Thariqat Naksyabandi sebelumnya disebut thariqat Khawajangan.
Ajaran thariqat Naksyabanditah
1 . Husy Dar Dum
(Pemeliharaan
masuk keluarnya nafas) dari kelparan kepada Alloh SWT sehingga Salik (pengikut
aliran thariqat) selalu hadir dan ingat kepada Alloh SWT dalam setiap tarikan
dan hembusan nafasnya. Bagi Thariqat Naksabandi “Masuk Nafas itu adalah Hidup”
berhubungan dengan Alloh SWT dan “Keluarnya nafas itu adalah Mati” atau
berpisah dengan Alloh SWT.
2. Nazar Bart Qadam
Setiap
salik memperlihatkan langkah dirinya apabila berjalan ia melihat ke tempat
kakinya melangkah dan apabila duduk ia melihat pada dua tangannya, ia tidak
boleh memerluas pandangannya, karfena di khawatirkan dapat membuat hatinya timbang
dalam mengingat Alloh SWT.
3. Safar Dar Wathan
Perpindahan
dari sifat kemanusiaan yang kotor dan rendah kepada sifat-sifat kemalaikatan
yang bersih dan suci, karena itu setiap salik harus mengkontrol hatinya agar
hati tidak ada rasa cinta kepada makhluk.
4. Khalwat Dar An
Juman
Setiap salik harus selalu menghadirkan hati kepada Alloh
SWT dalam segala keadaan.
5. Yad Kard
Selalumengulangi zikir kepada Alloh SWT dengan cara
a.
Zikir
Azma/ Zat (Zikir yang menyebut lafal Alloh SWT)
b.
Zikir
Nafi (Zikir yang menyebut LAILAAHA) dan
c.
Zikir
Itsbat (Zikir yang menyebut ILLA ALLOH)
6. ILAHI ANTA
MAQSUDI WARIDHAKA MATHLUBI
Wahai tuhanku
engkaulah zat yang dituju dengan keridhaanMu merupakan tuntunanku dengan
demikian Salik akan fana terhadap makhluk.
7. Nigah DAST
Murid
harus memperilhara hatinya dan kemasukan segala sesuatu yang dapat menggoda dan
mengganggunya walaupun hanya sekejap.
8. Yad Dast
Pemusatan
perhatiannya pada musyahadah. Meyakinkan keindahan, kesabaran dan kemuliaan
Alooh SWT terhadap Nur Zat Ahdiyah (cahaya zat Yang Maha Esa) tanpa disertai
kata-kata, keadaan ini baru dapat dicapai Salik setelah mengalami Fana dan Baqa
yang sempurna.
Dasar ajaran 8 itu oleh Naksabandiah
ditambah 3 dasar lagi:
1 . WUQUF ZAMANI
Control yang
dilakukan salik tentang ingat dan tidaknya ia kepada Alloh SWT setiap dua atau
tiga jam. Jika berada dalam keadaan ingat maka ia harus bersyukur dan jika
tidak ia harus meminta ampun kepada Alloh SWT pada waktu tersebut dan kembali
mengingat Alloh SWT.
2. WUQUF ABADI
Memelihara bilangan ganjil daklam meyelesaikan zikir Nafi-Itsbat
dengan lafal (LAAILAAHA ILLALLAH)
3. WUQUF QOLBI
Keadaan hati
seorang salik harus hadir bersama Alloh SWT. Pikiran yang ada terlebih dahulu
harus dihilangkan dari segala perasaan kemudian dikumpulkan segenap tenaga dan
Panca Indra untuk melakukan Tawajuh dengan mata hati yang hakiki untuk
menyelami ma’rifat Tuhanya, sehingga tidak ada peluang sedikitpun dalam hatinya
yang ditujukan kepada selain Alloh SWT.
Hal-hal yang pokok dalam ajaran Thariqat Naqsabandiyah
1.
Tobat
2.
‘Uzlah
3.
Zuhud
4.
Taqwa
5.
Kana’ah
6.
Taslim/
berserah diri
Rukun Thariqat Naqsabandiyah
1.
Ilmu
(Berilmu pengetahuan tentang segala yang berhubungan dengan Agama)
2.
Hilman
(Penyantun, Laang Hati, tidak mudah marah)
3.
Sabar
(atas segala cobaan dan musibah)
4.
Redha
(terhadap segala sesuatu yang ditaqdirkan oleh Alloh SWT)
5.
Ikhlas
(segala amal dilakukan karena Alloh SWT)
6.
Berakhlak
Baik
Pegangan Thariqat Naksabandiyah
1.
MA’RIFAT
kepada Alloh SWT (mengenal Alloh SWT dengan sifatnya)
2. YAQIN
3.
SAKHA (pemurah,
sehingga batinya suka memberi separo hartanya dijalan Alloh SWT)
4.
SHIDIQ (benar
dalam perkataan dan perbuatan)
5.
SYUKUR (selalu
berterima kasih kepada alloh dalam segala keadaan)
6.
Mengerjakan
perbuatan yang baik dan menjauhi segala yang dilarang
Kewajiban Thariqat Naksabandiyah
1.
Zikir
kepada Alloh SWT
2.
Meninggalkan
kehendak hawa nafsu yang menginginkan sesuatu
3.
Meninggalkan
segala perhiasan dunia dalam bentuk apapun
4.
Melakukan
ajaran agama dengan sungguh-sungguh
5.
Ihsan
kepada semua makhluk
6.
Melakukan
perbuatan baik dan meninggalkan hal-hal jahat.
Daftar pustaka
Dari berbagai
sumber dan dirangkum
Tidak ada komentar:
Posting Komentar